Bupati Banjarnegara Ditahan KPK, Rumdin dan Alun-alun Lengang

- Sabtu, 4 September 2021 | 01:57 WIB
LENGANG: Suasana di depan rumah dinas Bupati Banjarnegara tampak lengang pascapenetapan tersangka oleh KPK, Jumat (3/9/2021) (SMBanyumas/Castro Suwito)
LENGANG: Suasana di depan rumah dinas Bupati Banjarnegara tampak lengang pascapenetapan tersangka oleh KPK, Jumat (3/9/2021) (SMBanyumas/Castro Suwito)

BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com - Usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar jumpa pers penetapan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara 2017-2018, Jumat (3/9/2021) malam, komplek rumah dinas bupati dan sekitar Alun-alun sepi aktivitas.

Berdasarkan pantauan di depan rumah dinas Bupati Banjarnegara terlihat lengang.

Pintu gerbang ditutup, tidak seperti biasanya yang terbuka sampai malam dengan penjagaan Satuan Polisi Pamong Praja.

Sekitar pukul 22.00, tampak pintu gerbang terbuka dan sejumlah mobil berpelat merah dan mobil pribadi keluar dari dalam kompleks rumah dinas.

Baca Juga: Geledah 2 Lokasi di Purbalingga, KPK Temukan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Korupsi Banjarnegara

Suasana jalan Dipayudha dan komplek Alun-alun Banjarnegara juga tampak sepi.

Padahal, jalan lingkar alun-alun kini tidak lagi ditutup seperti pada saat penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sebelumnya diberitakan, KPK menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tahun anggaran 2017-2018.

Tersangka pertama yaitu, Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono (BS). Adapun tersangka kedua Kedy Afandi (KA) sebagai pihak swasta.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PHRI Banjarnegara Optimistis Pariwisata Terus Tumbuh

Selasa, 15 November 2022 | 19:58 WIB

PRM Petambakan Gelar Salat Gerhana Bulan

Rabu, 9 November 2022 | 08:23 WIB

Lokasi Longsor Bantar-Suwidak Dipasang EWS

Rabu, 2 November 2022 | 12:22 WIB
X